Selasa, 13 November 2012

Desa Bentenan dan Kain Bentenan

Memasuki Desa Bentenan, pada gapuranya tertulis selamat datang di kawasan daerah wisata, Desa yang terletak di Kecamatan Pusomaen, Minahasa Tenggara (Mitra) ini, sekarang telah terbagi menjadi dua desa, yakni Desa Bentenan dan Desa Bentenan Indah.

Desa Bentenan dan Bentenan Indah akan dikembangkan sebagai desa pembuat kain tenunan bentenan, sehingga melengkapi dua desa ini sebagai desa kawasan wisata yang tertulis pada gapura selamat datangnya.

Langsung berbatasan dengan pantai Maluku, sepanjang kawasan pantainya terhampar pasir putih, yang menjadi objek wisata andalan kampung tersebut, melihat ke arah pantai, di depannya terdapat empat pulau yakni, pulau Bentenan yang terbesar, kemudian pulau pakolen, bebe dan putih.



Karena keindahan pantainya, terutama hamparan pasir putih, seorang pengusaha asal Langowan, mendirikan sebuah resor, Bentenan Beach Resort.

Menurut Yunus Yangin, seorang petua kampung, Desa ini dulunya hanya satu yaitu Desa Bentenan, namun karena sudah padat, maka sejak tahun 1980 masyarakat yang lain pindah ke lokasi yang bersebelahan, akhirnya lokasi baru ini tahun 2006 menjadi desa sendiri yakni Desa Bentenan Indah.

"Dinamakan Desa Bentenan Indah, karena hamparan pasir putihnya sangan indah," kata pria yang juga perintis berdirinya Desa Bentenan Indah ini.

Sekarang di Desa Bentenan dan Bentenan Indah akan dikembangkan sebagai desa pembuat kain tenunan bentenan, sehingga melengkapi dua desa ini sebagai desa kawasan wisata yang tertulis pada gapura selamat datangnya.

"Memang kain tenun Bentenan, pada tahun 30-40-an, awalnya berasal dari sini pembuatannya, namun sekarang tidak ada lagi, tetapi pemerintah akan membuat suatu pelatihan di sini," kata Yunus.

Menurut Nasser Onsu, Hukum Tua Desa Bentenan Indah tahun 2009, di desa Bentenan Indah, terdapat 115 kepala keluarga, dan terdiri atas tiga jaga, sebaian besar mata pencaharian penduduk adalah sebagai nelayan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar